00:14
0
Meiosis Biologi
Biologi Meiosis

Meiosis terjadi pada semua sel eukariota yang mengalami reproduksi seksual dalam siklus hidupnya. Meiosis merupakan tipe pembelahan yang menghasilkan sel kelamin, baik sel sperma maupun sel telur.
Dalam meiosis terjadi pengurangn (reduksi) jumlah kromosom sel induk; sel induk yang diploid (2n) atau memiliki sepasang kromosom menjadi empat sel anak yang haploid (n) atau memiliki setengah jumlah kromosom sel induk. Pengurangan kromosom tersebut sangat penting untuk menjaga agar jumlah kromosom dalam sel tubuh keturunan selalu diploid, sebagaimana induknya. Berkat pembelahan meiosis, sel telur dan sperma memiliki kromosom haploid. Oleh karena itu, hasil peleburan antara dua jenis sel kelamin tersebut akan menghasilkan sel yang diploid.
Secara garis besar tahapan pembelahan meiosis adalah sebagai berikut.
a.       Interfase: terjadi sebelum meiosis dimulai. Pada tahap ini terjadi penggandaan materi genetika.
b.      Meiosis I
1)      Profase I: benang-benang kromatin menebal menjadi kromosom dan kromosom mulai berduplikasi menjadi kromatid. Pada fase tersebut terjadi sinapsis kromosom homolog yang menghasilkan tetrad yang diikuti dengan pindah silang (pertukaran segmen kromosom homolog)
2)      Metafase I: kromosom yang homolog berjajar atau berbaris teratur di bidang ekuator.
3)      Anafase I: kromosom homolog berpisah menuju kutub-kutub sel.
4)      Telofase : dua sel anak yang masing-masing mengandung satu kromosom homolog terpisah.
c.       Meiosis II
1)      Profase II: tidak terjadi replikasi DNA
2)      Metafase II: kromosom berjajar di bidang ekuator
3)      Anafase II: sentromer terpisah dan sister kromatid terpisah ke kutub-kutub yang berbeda.
4)      Telofase II: pembelahan sel selesai. Dihasilkan empat sel anakan yang haploid.

Pada tubuh individu jantan, empat sel yang dihasilkan dari meiosis akan berkembang menjadi empat sel sperma. A dapun pada tubuh betina organisme tingkat tinggi, dua sel hasil meiosis akan gugur dan satu sel akan berkembang menjadi sel telur.
Pada hewan dan manusia, peristiwa meiosis dalam pembentukan sel kelamin dikenal sebagai spermatogenesis dan oogenesis. Spermatogenesis adalah proses pembentukan sel kelamin jantan, sedangkan oogenesis  adalah proses pembentukan sel kelamin betina. Adapun pada tumbuhan, dikenal  mikrosporogenesis  untuk pembentukan sel kelamin jantan dan makrogenesis (megasporogenesis) untuk pembentukan sel kelamin betina.

0 komentar:

Post a Comment